Perbedaan Java dengan Javascript Dalam Bahasa Pemrograman

Perbedaan Java dengan Javascript Dalam Bahasa Pemrograman

Bagi seorang yang sudah terbiasa dengan teknologi, sistem, dan informatika, pasti sudah tidak asing lagi dengan bahasa pemrograman Java dan Javascript. Walaupun mirip, namun rupanya ada perbedaan Java dengan Javascript. Lalu, apa saja perbedaannya? Namun, ketahui pengertian dari keduanya dahulu ya.

Apa Itu Java dan Javascript?

Java merupakan suatu bahasa pemrograman yang dirancang untuk mengembangkan aplikasi pada berbagai platform. Platform tersebut contohnya adalah mobile, desktop atau website. Banyak developer di dunia yang telah mengembangkan projek-projek dengan menggunakan bahasa pemrograman ini.

Sebagai contoh website hasil pengembangan dari Java adalah Twitter. Performa Java untuk mengembangkan website terbukti ampuh dan tidak perlu diragukan lagi. Selain Twitter, website lainnya yang telah berhasil dikembangkan dari Java adalah LinkedIn, Yahoo dan juga Amazon.

Lalu, bagaimana dengan Javascript? Javascript merupakan bahasa pemrograman juga yang telah dikembangkan untuk membangun website terutama pada bagian frontend. Javascript pada bagian frontend, dan Java pada bagian backend.

Javascript terkenal mampu membuat sebuah website menjadi semakin interaktif dari berbagai sisi baik klien atau browser. Di Javascript, terdapat banyak fitur sederhana yang bisa digunakan untuk pengembangan website.

Javascript juga rupanya mampu dalam pengembangan backend website.

  Laptop RAM 8 GB Harga Dibawah 7 Juta

Perbedaan Java dengan Javascript

Apabila sudah memahami tentang Java dan Javascript, selanjutnya adalah etahui perbedaan dari keduaya. Terdapat beberapa poin perbedaan dari Java dan Javascript.

1. Penggunaan

Biasanya, Java digunakan untuk proses mengembangkan aplikasi secara mobile. Hal tersebut karena terdapat banyak fitur pada Java yang sesuai dengan aplikasi mobile.

Sementara itu, Javascript biasanya digunakan untuk mengembangkan suatu aplikasi berbasis website. Awalnya Javascript juga memiliki fungsi sebagai frontend website. Namun, sekarang Javascript bisa melakukan frontend dan backend website juga.

2. Kompilasi

Perlu diketahui bahwa Java adalah bahasa pemrograman yang sifatnya compiled. Dalam hal itu, hasil programnya bisa diketahui ketika masa kompilasi. Selain itu, ciri-ciri dari compiled language yaitu adanya rubahan yang dilakukan terkadang memerlukan proses seperti membangun aplikasi dari awal lagi.

Javascript merupakan bahasa script. Jadi, hasil dari pemrogramannya dapat diketahui ketika runtime. Dengan begitu, tidak dibutuhkan adanya compiler untuk bisa mengeksekusi suatu kode program Javascript.

3. Proses Eksekusi

Pada Java, kode program akan dieksekusi dengan menggunakan Java Virtual Machine dan nantinya baru bisa dilihat hasilnya. Sementara itu pada Javascript, hasilnya bisa langsung dilihat pada website browser. Hampir semua web browser sudah bisa digunakan untuk mengeceknya.

4. Aturan Penulisan

Selanjutnya ada aturan penulisan. Aturan penulisan pada Java wajib dikuasai dengan baik walaupun aturan penulisannya cukup menyulitkan. Apalagi jika Anda ingin menguasai tentang OOP lebih dalam lagi.

  Rekomendasi Laptop Harga 4 Jutaan 2022

Sementara itu, pada Javascript aturan penulisannya cenderung lebih simpel jika dibandingkan dengan Java. Oleh karena itu, aturan penulisan Javascript lebih cocok dipelajarioleh para pemula.

5. Skalabilitas

Java lebih bagus dalam hal skalabilitas. Bahasa pemrograman ini dapat melakukan sejumlah pekerjaan yang berbeda-beda pada memori yang sama. Olh sebab itu hal ini disebut juga dengan istilah multi thread.

Pada Javascript, hanya mampu menjalankan suatu ugas pada satu memori, yang disebut juga dengan istilah single thread. Untuk bisa melakukan scale up sebuah projek, tentu Javascript kurang cocok.

Sekarang Anda sudah mengetahui apa saja perbedaan Java dengan Javascript. Anda juga bisa memahami penggunaan kedua bahasa pemrograman itu untuk mengembangkan suatu aplikasi atau website.

Perbedaan Java dengan Javascript Dalam Bahasa Pemrograman